tarik benang di hidung

3 Fakta Menarik Tentang Tarik Benang di Hidung

Rate this post

Tarik benang di hidung, juga dikenal sebagai “nose threading” atau “nose thread lift,” adalah prosedur kosmetik yang semakin populer untuk memberikan penampilan hidung yang lebih terdefinisi. Semakin banyak orang yang tertarik mencoba perawatan ini agar mendapatkan bentuk hidung yang proporsional. 

Pengertian dan Tujuan Tarik Benang Hidung

Tarik benang hidung adalah prosedur non-bedah yang menggunakan benang khusus yang terbuat dari bahan medis, seperti polidioxanona (PDO), untuk meningkatkan keindahan hidung. Benang ini dimasukkan ke dalam jaringan di hidung melalui suntikan kecil dan digunakan untuk mengangkat, mengencangkan, dan membentuk kembali jaringan di sekitar hidung. Tujuannya adalah untuk memberikan hasil yang lebih tegas, mengurangi kerutan, dan meningkatkan kekencangan kulit di area hidung.

Proses dan Manfaat Tarik Benang Hidung

Proses tarik benang di hidung melibatkan beberapa langkah. Pertama, daerah hidung yang akan diperlakukan akan dibersihkan dan di anestesi lokal untuk meminimalkan ketidaknyamanan. Kemudian, benang-benang PDO yang telah dipersiapkan akan dimasukkan melalui suntikan kecil di sekitar hidung. Setelah benang dimasukkan, mereka akan diposisikan dan diikat untuk mengangkat dan membentuk jaringan di hidung. Benang PDO secara bertahap akan direabsorbsi oleh tubuh dalam beberapa bulan setelah prosedur.

Manfaat tarik benang hidung antara lain:

Meningkatkan kontur hidung. 

Tarik benang di hidung dapat membantu mengubah bentuk hidung dengan memberikan efek pengangkatan dan memperbaiki kontur yang tidak rata atau cekung.

Baca Juga:  Kelebihan dan Keuntungan Pelaksanaan Proses Tanam Benang di Wajah

Mengencangkan jaringan

Prosedur ini dapat meningkatkan kekencangan jaringan kulit di sekitar hidung, mengurangi kerutan, dan memberikan penampilan yang lebih muda dan segar.

Hasil yang tahan lama

Meskipun benang PDO secara bertahap diresorpsi oleh tubuh, efek pengangkatan dan pengencangan dapat bertahan selama beberapa bulan hingga satu tahun, tergantung pada metabolisme individu seperti kondisi kulit dan perawatan pasca-tindakan yang baik.

Risiko dan Efek Samping Tarik Benang Hidung

Seperti prosedur kosmetik lainnya, tarik benang di hidung juga memiliki risiko dan efek samping yang perlu diperhatikan. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah prosedur termasuk kemerahan, pembengkakan, memar, atau sensasi ketidaknyamanan di area yang diperlakukan. Namun, efek samping ini biasanya ringan dan akan mereda dalam beberapa hari.

Selain itu, terdapat risiko infeksi, alergi, atau penolakan benang yang sangat jarang terjadi. Penting untuk menjalani prosedur ini dengan ahli medis atau terapis yang berpengalaman dan terlatih untuk meminimalkan risiko dan efek samping.

Perawatan Pasca Tindakan

Selain itu, perawatan pasca tarik benang di hidung juga penting untuk mempercepat pemulihan dan mengurangi risiko komplikasi. Setelah prosedur, disarankan untuk menghindari aktivitas yang berat, seperti olahraga intens atau menggosok area hidung dengan keras. Hindari juga menyentuh atau menggaruk area yang baru saja diperlakukan. Dokter mungkin akan memberikan panduan lebih lanjut tentang perawatan pasca-prosedur yang tepat, oleh karena itu wajib untuk berkonsultasi dengan dokter berpengalaman sebelum memutuskan untuk melakukan tarik benang di hidung.

Tarik benang di hidung adalah prosedur kosmetik non-bedah yang menggunakan benang PDO untuk mengangkat, mengencangkan, dan membentuk kembali jaringan di sekitar hidung. Meskipun memiliki manfaat dalam meningkatkan kontur hidung dan kekencangan kulit, penting untuk memahami risiko, efek samping, dan menjalani perawatan pasca-prosedur yang tepat. Untuk informasi lengkap tentang tarik benang, kamu bisa mengklik website croquis.id

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *