Efek Tanam Benang Jangka Panjang

Apa Itu Tanam Benang? Adakah Efek Tanam Benang Jangka Panjang Yang Membahayakan Kesehatan?

5/5 - (1 vote)

Pada artikel kali ini kita akan membahas efek tanam benang jangka panjang, apakah dapat membahayakan kesehatan? Mari simak ulasan berikut ini! Seiring dengan perkembangan teknologi yang terjadi dalam dunia medis, perkembangan dunia estetika yang berhubungan dengan kecantikan dan kesehatan wajah juga semakin berkembang. Hal tersebut tidak terlepas dari kebutuhan setiap wanita untuk selalu tampil cantik demi menunjang pekerjaan atau penampilan harian. Salah satu teknologi yang saat ini sangat digemari para wanita adalah tanam benang.  Ketika Anda penasaran tentang apa itu tanam benang atau bagaimana proses tanam benang di wajah, Anda bisa menyimak ulasan berikut sebelum mencobanya di klinik tanam benang Bandung atau kota lain.

Definisi tanam benang 

Pada saat kulit wajah sudah mulai terlihat mengendur, muncul kerutan tanda penuaan dini, hingga bentuk tulang rahang yang terlihat tidak tirus. Salah satu prosedur kecantikan yang bisa ditempuh selain operasi plastik adalah menanam benang ke jaringan bawah kulit. Prosesnya secara umum tidak membutuhkan prosedur bedah yang rumit dan waktu pengerjaan relatif lebih cepat. Dengan perkiraan harga tanam benang wajah yang jelas lebih murah, umumnya Anda bisa menikmati hasil tanam benang di wajah sekitar 1-2 tahun.

Prosedur tanam benang

Secara umum, prosedur salah satu metode kecantikan ini hanya boleh dilakukan oleh dokter kecantikan yang sudah memiliki sertifikasi praktek. Pada dasarnya, di setiap klinik tanam benang, prosedur pada pasien tanam benang akan dimulai dengan pasien diminta berbaring diatas tempat tidur pasien dan alkohol maupun cairan anestesi topical akan dioleskan ke permukaan kulit. Dokter di klinik tempat Anda menjalani prosedur akan menusukkan jarum tipis dengan benang khusus ke dalam jaringan bawah kulit. Secara umum, waktu yang dibutuhkan untuk tindakan tanam benang adalah 30-45 menit. Meskipun prosedur ini memakan waktu yang singkat, ada beberapa pantangan setelah tanam benang wajah yang perlu Anda perhatikan agar tidak terjadi efek tanam benang jangka panjang  yang dirasakan, seperti:

  • Menghentikan sementara penggunaan krim malam atau obat-obatan yang sedang dikonsumsi setelah berkonsultasi dengan dokter klinik kecantikan,
  • Jangan pula terlalu sering menyentuh atau menekan wajah di area yang baru saja menjalani prosedur tanam benang,
  • Menunda perawatan dalam bentuk facial atau perawatan lain yang memberikan tekanan berlebih pada kulit pasca tanam benang,
  • Menghindari aktivitas diluar ruangan disaat paparan sinar UV sangat tinggi,
  • Mengurangi konsumsi makanan yang teksturnya keras atau untuk mengunyah makanan membuat kontraksi otot area wajah berlebih.
Baca Juga:  Hindari Hal-Hal Ini Setelah Melakukan Tanam Benang

Cara kerja tanam benang

Meski bagi Anda harga tanam benang meniruskan pipi sangat terjangkau, pahami cara kerja tanam benang agar hasil yang dirasakan maksimal. Efek tanam benang jangka panjang akan terlihat 6-12 bulan pasca prosedur. Dimana kulit akan terasa lebih kencang dan terlihat awet muda. Benang yang digunakan pada prosedur tanam benang umumnya memiliki karakteristik meningkatkan produksi kolagen pada jaringan kulit dan tidak mudah patah. Segera setelah benang masuk ke dalam lapisan jaringan bawah kulit, kulit wajah yang semula mengendur akan ditarik kuat hingga terangkat keatas. Terkadang, Efek tanam benang jangka panjang sekilas yang diperlihatkan adalah beberapa area akan terlihat tirus, seperti bagian pipi dan dagu.

Ada tidaknya efek samping atau resiko pasca perawatan

Ketika Anda ingin merasakan manfaat tanam benang, Anda perlu benar-benar berkonsultasi pada dokter yang akan menangani prosedur. Dengan begitu, Anda tidak akan merasakan beberapa efek samping atau efek tanam benang jangka panjang, seperti wajah terlihat memar, mengalami pembengkakan lebih dari 1 hari. Setelah itu keluar darah atau rasa nyeri di area bekas suntikan benang. Terkait prosedur penanaman benang ke jaringan bawah kulit, Anda perlu langsung memeriksakan ke pihak medis ketika Anda memiliki beberapa gejala, seperti:

  • Migrasi atau pergerakan benang yang secara tidak sengaja menyebabkan kulit terlihat menonjol di satu sisi atau terlihat ada penggumpalan.
  • Saat menjalani tanam benang alis dan Anda mengalami infeksi, alergi gatal yang tidak segera hilang, ruam kemerahan, hingga pendarahan.
  • Keluarnya cairan yang berwarna kehijauan hingga kehitaman atau kecoklatan di bekas area tanam benang.
  • Sakit kepala, migrain, hingga demam yang intens terasa lebih dari 24 jam.
  • Pada kejadian tertentu, apabila terlihat lesung pipit yang mendadak terbentuk pasca operasi tanam benang. Ada kemungkinan benang ditarik terlalu kencang atau terpasang di lokasi yang tidak tepat dari gambaran awal.
Baca Juga:  Inilah 3 Treatment untuk Menghilangkan Double Chin

Tips melakukan tanam benang

Pada saat Anda melakukan survey sederhana untuk mengetahui harga tanam benang meniruskan pipi dan berniat melakukannya. Ada beberapa tips yang bisa Anda pikirkan sebelum benar-benar melakukan prosedur kecantikan yang satu ini.

1. Pastikan kondisi kesehatan pribadi

Pada saat Anda memutuskan untuk menjalani prosedur kecantikan, tidak hanya biaya tanam benang yang perlu dipikirkan, tetapi juga kondisi kesehatan pribadi. Pastinya Anda tidak boleh menderita penyakit kronis yang kemungkinan mengganggu jalannya prosedur facelift dan memberikan efek tanam benang jangka panajng yang kurang baik. Tenangkan diri Anda pada saat prosedur berlangsung, tidak perlu panik, karena tentunya prosedur kecantikan umumnya dilakukan oleh dokter yang profesional.

2. Periksa kredibilitas klinik

Ketika Anda menjalani proses tanam benang, jangan lupa untuk memeriksa kredibilitas klinik yang Anda tuju. Anda bisa memastikan layanan kecantikan apa saja yang sudah dilayani di klinik tersebut. Berapa tingkat kepuasan review konsumen yang diberikan pada klinik, dan ada tidaknya keluhan yang dialamatkan pada klinik pasca perawatan. Dengan memerika kredibilitas klinik, Anda dapat mengurangi risiko efek tanam benang jangka panjang yang dapat terjadi dikarenakan klinik yang tidak berkredibilitas.

3. Periksa kompetensi dokter

Salah satu hal penting yang perlu dipikirkan saat melakukan prosedur bedah kecil demi memperbaiki elastisitas kulit adalah dokter yang akan menangani Anda kompeten di bidangnya atau tidak. Sehingga, efek tanam benang jangka panjang yang berbahaya bisa diketahui lebih lanjut. Anda bisa mengecek riwayat dokter di klinik kecantikan tujuan melalui website atau media sosial. Ketika Anda mengunjungi klinik, Anda juga bisa mengecek sertifikasi yang sudah dimiliki oleh dokter bersangkutan.

4. Periksa jenis benang

Jika Anda tidak ingin merasakan efek tanam benang jangka panjang tanpa jarum ataupun dengan jarum yang dirasa akan membahayakan kesehatan, periksa jenis benang untuk prosedur tanam benang. Satu dari banyak jenis benang yang banyak digunakan oleh pakar kecantikan adalah benang wajah Croquis yang memiliki sertifikasi edar dan pastinya aman untuk wajah Anda.

Baca Juga:  Tanda-tanda Penuaan pada Dagu dan 4 Langkah Mengatasinya

Berikut merupakan efek tanam benang jangka panjang yang perlu anda ketahui. Tentunya efek dari tanam benang juga bisa berbeda-beda dengan yang lainnya. Oleh karena itu, perlu anda ketahui sendiri efek tanam benang jangka panjang yang bisa terjadi pada diri anda.

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *