vertical lifting dan lateral lifting

Ternyata Ini 3 Perbedaan Unik Vertical Lifting dan Lateral Lifting Pada Tarik Benang

Rate this post

Pada dasarnya, terdapat dua teknik dasar untuk tarik benang wajah yaitu: vertical lifting dan lateral lifting.

Memiliki wajah yang proporsional mungkin bisa menaikkan tingkat kepercayaan diri seseorang, dan hal ini wajar adanya. Jika kita ingin memperbaiki kontur wajah, terdapat beberapa teknik perawatan yang dapat dilakukan, diantaranya: tanam benang, tarik benang, atau filler. 

Perawatan tarik benang sebenarnya telah dikenal sejak lama, namun semakin populer beberapa tahun belakangan ini. Pada tarik benang sendiri, ternyata terdapat beberapa teknik yang digunakan oleh dokter. Untuk kamu yang ingin tahu lebih lengkap tentang teknik apa saja, yuk baca artikel ini hingga selesai ya!

Poin dasar yang membedakan vertical lifting dan lateral lifting yaitu:

1. Arah Tarikan

Pada teknik lateral lifting, akan melibatkan tarikan benang secara horizontal atau diagonal. Benang dimasukkan pada titik awal di wajah dan ditarik secara lateral ke arah yang berlawanan. 

Sedangkan pada vertical lifting, teknik ini akan melibatkan tarikan benang secara vertikal atau diagonal ke arah atas. Benang dimasukkan pada titik awal di wajah dan ditarik ke arah atas untuk mengangkat jaringan wajah.

2. Efek yang dihasilkan

Dengan menggunakan teknik lateral lifting, efek yang dihasilkan adalah mengencangkan jaringan wajah dan memperbaiki kontur wajah. Hal ini dapat membantu mengurangi tanda-tanda penuaan atau kendur pada bagian pipi dan area rahang. 

Teknik vertical lifting bertujuan untuk mengangkat jaringan wajah secara lebih signifikan. Hal ini membantu mengatasi masalah yang lebih parah seperti kendur pada leher dan rahang yang turun.

Baca Juga:  Benang PDO, Bahan Premium No. 1 untuk Threadlift

3. Area Target

Teknik lateral lifting umumnya digunakan untuk mengangkat dan mengencangkan area pipi, rahang, dan alis. Sedangkan vertical lifting lebih sering digunakan pada area yang membutuhkan pengangkatan lebih drastis, seperti leher yang kendur, rahang yang turun, dan jowls (kulit yang kendur di area rahang).

Perlu diingat bahwa pilihan antara teknik vertical lifting dan lateral lifting harus didasarkan pada evaluasi individu oleh profesional medis yang berkualifikasi. Mengetahui detail dokter dan klinik tempat kita melakukan tarik benang sangatlah penting agar dapat memperoleh hasil yang optimal. 

Karena setiap individu memiliki kebutuhan yang berbeda, maka hal yang pertama kali wajib kamu lakukan yaitu berkonsultasi dengan dokter. Penggunaan benang wajah berkualitas juga dapat membantu memberikan hasil terbaik. Benang wajah croquis merupakan benang wajah Korea yang telah banyak digunakan oleh dokter di Indonesia dan dunia. Karena telah teregistrasi Kemenkes RI, maka Croquis dipastikan aman untuk digunakan.

Berikut merupakan perbedaan vertical lifting dan lateral lifting. Bagaimana beauty lovers? Tertarik untuk mencoba?

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *